masih bercerita tentang jelita dia masih menjadi pemeran utama tulisan ini juga masih mengisahkan tentang sebuah rasa jelita dia bukan tak mau mengenal rasa tetapi dia masih trauma akan sebuah cinta walau semua terlihat baik baik saja jelita menyimpan kalut dengan terlihat bahagia pernah percaya pernah juga terluka pernah ditanya, adakah dia yang mengisi rasa? jawabnya ada tapi untuk apa? jelita hanya menyimpannya dan berdiri tegak dengan dirinya yang sekuat baja menunggu? bersabar jelita menanti datangnya jawaban itu yakin bahwa akan datang seiring waktu sesekali meragu karena tak ada cara untuk menjawab itu
bukan hal mudah melupakan mu bukan hal mudah membiasakan diri untuk tidak bersama mu walaupun kebersamaan kita hanya setitik tinta diatas kertas tetap sulit bagiku untuk bersikap dengan mu seolah ada batas berdamai? aku sempat memilih untuk terus memulai aku tak peduli seperti apa nanti yang aku tuai berdamai? lagi lagi semua hanya butuh waktu pernah menahan sakit ketika bertemu bersandiwara seolah aku tak peduli akan hadir mu berdamai? walau belum sempurna aku menutup luka ternyata aku cukup kuat melewatinya bisa kembali duduk bersama walau sekarang hampa tanpa rasa kembali berbagi tawa aku tak berharap apa hanya mengobati rindu lama yang tak disangka kamu masih ingat tentang kita walau aku yang berpura-pura lupa bedamai? masa pelik hampir berakhir hati ini memang butuh masa untuk kembali terukir sudah, kisah ini tak akan berakhir hanya dengan kata aku hanya menulis secuil dari setitik yang kita punya
akhirnya semua berakhir indah terimakasih untuk waktu yang sudah berbaik hati menjadikan ini sebuah kisah ternyata akhir bahagia tak perlu selalu bersama kita sama sama punya jalan yang membuka mata kita, sama sama punya tujuan yang berbeda aku dengan segala ambisiku dan kamu dengan semua keinginanmu bersama tidak juga selalu tentang bahagia untuk apa bersama jika terpaksa? tak ada canggung yang membuat tabir tebal diantara kita kembali dengan canda tawa yang telah lama sirna cukup membuat akhir ini tak sepahit yang ku kira terimakasih untuk diri ini yang sudah bertahan dan memilih berjuang terimakasih untuk dirimu yang pernah menjadi tinta samar pada perjalanan ini
Komentar
Posting Komentar