Jelita dan Rasa yang Ada
masih bercerita tentang jelita
dia masih menjadi pemeran utama
tulisan ini juga masih mengisahkan tentang sebuah rasa
jelita
dia bukan tak mau mengenal rasa
tetapi dia masih trauma akan sebuah cinta
walau semua terlihat baik baik saja
jelita menyimpan kalut dengan terlihat bahagia
pernah percaya
pernah juga terluka
pernah ditanya, adakah dia yang mengisi rasa?
jawabnya ada
tapi untuk apa?
jelita hanya menyimpannya
dan berdiri tegak dengan dirinya yang sekuat baja
menunggu?
bersabar jelita menanti datangnya jawaban itu
yakin bahwa akan datang seiring waktu
sesekali meragu
karena tak ada cara untuk menjawab itu
Komentar
Posting Komentar