Ina, gadis cantik usia 26 tahun yang merupakan salah satu pegawai terbaik di perusahaan marketing terbesar di Asia Tenggara, sedang duduk bersantai menikmati secangkir kopi dan keindahan langit kota bertabur bintang yang malu malu muncul di malam hari dari balkon apartemen exclusive miliknya ditemani layar laptop yang menunjukan sedang loading memasuki sebuah laman. Semilir angin malam menerpa wajah cantik gadis itu, dengan terus fokus gadis itu menggerak-gerakkan kursor laptop setelah layar monitor dihadapannya menunjukkan sebuah gambar. Gambar yang sederhana dan tidak terlalu menarik, hanya gambar sebuah pulau dan beberapa rumah adatnya. Kerinduan mendalam langsung dirasakan oleh gadis itu, terlintas kenangan masa kecilnya yang walau bukan hidup dengan keadaan serba ada, Ia ingat sekali setiap titik kebahagiaannya bersama Amak dan Abah yang mungkin sedang tersenyum di surga melihat kesuksesannya sekarang. Terik matahari membakar kulit para kuli panggul pasar di sebuah d...