Berdamai
bukan hal mudah melupakan mu
bukan hal mudah membiasakan diri untuk tidak bersama mu
walaupun kebersamaan kita hanya setitik tinta diatas kertas
tetap sulit bagiku untuk bersikap dengan mu seolah ada batas
berdamai?
aku sempat memilih untuk terus memulai
aku tak peduli seperti apa nanti yang aku tuai
berdamai?
lagi lagi semua hanya butuh waktu
pernah menahan sakit ketika bertemu
bersandiwara seolah aku tak peduli akan hadir mu
berdamai?
walau belum sempurna aku menutup luka
ternyata aku cukup kuat melewatinya
bisa kembali duduk bersama
walau sekarang hampa tanpa rasa
kembali berbagi tawa
aku tak berharap apa
hanya mengobati rindu lama
yang tak disangka
kamu masih ingat tentang kita
walau aku yang berpura-pura lupa
bedamai?
masa pelik hampir berakhir
hati ini memang butuh masa untuk kembali terukir
sudah,
kisah ini tak akan berakhir hanya dengan kata
aku hanya menulis secuil dari setitik yang kita punya
O
BalasHapus