Lagi Lagi

Aku menyesal
Menyesal, terlalu cepat membuka buku
Menyesal, terlalu dalam ku menekan tintanya
Menyesal, terlalu cepat membuat lusuh kertasnya
Lagi lagi aku menyesal
Walau tak akan merubah apapun
Walalu hanya membebani diri
Walau hanya menambah pilu hati
Hanya bisa meratap
Namun tak ada nyali tuk hadapi
Hanya bisa menahan perih 
Walau yang terlihat senyum tanpa pedih
Lagi lagi aku
Yang selalu pandai bersandiwara
Yang terbiasa bermain peran
Menyembunyikan rasa yang harusnya menjadi fakta
Hanya karena tak punya berani
Hanya karena kalah akan gengsi
Aku telah kehilangan lagi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jelita dan Rasa yang Ada

Berdamai

Bagian Ini Telah Berakhir